Sabtu, 11 Juli 2020

ANALISA JURNAL INTERNASIONAL DAN LOKAL MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI

Posted by Wahyu Aryo Firmansyah on Juli 11, 2020 with 1 comment
ANALISA JURNAL INTERNASIONAL
Penelitian Teknologi Informasi Service Management (ITSM)

Dalam sistem informasi, Layanan Informasi Teknologi Management (ITSM) telah menjadi daerah penelitian populer di kalangan IS dan peneliti manajemen sebagai akibat dari dorongan industri pengembangan dan kemajuan penelitian  dalam ilmu pelayanan. Dari prespektif akademik, semakin banyak tulisan yang telah terbit menangani banyak aspek masalah ITSM. Ini makalah menyajikan hasil berdasarkan studi kajian komprehensif dari publikasi di ITSM selama dekade terakhir (2000-2010) dengan tujuan menjawab penelitian berikut pertanyaan : apa keadaan saat ini penelitian di ITSM, dari landasan teorits dan penelitian prepektif topik F indings kami menunjukan bahwa :

Dalam sistem informasi, Layanan Informasi Teknologi Management (ITSM) telah menjadi daerah penelitian populer di kalangan IS dan peneliti manajemen sebagai akibat dari dorongan industri pengembangan dan kemajuan penelitian  dalam ilmu pelayanan. Dari prespektif akademik, semakin banyak tulisan yang telah terbit menangani banyak aspek masalah ITSM. Ini makalah menyajikan hasil berdasarkan studi kajian komprehensif dari publikasi di ITSM selama dekade terakhir (2000-2010) dengan tujuan menjawab penelitian berikut pertanyaan : apa keadaan saat ini penelitian di ITSM, dari landasan teorits dan penelitian prepektif topik F indings kami menunjukan bahwa :

Dalam sistem informasi, Layanan Informasi Teknologi Management (ITSM) telah menjadi daerah penelitian populer di kalangan IS dan peneliti manajemen sebagai akibat dari dorongan industri pengembangan dan kemajuan penelitian  dalam ilmu pelayanan. Dari prespektif akademik, semakin banyak tulisan yang telah terbit menangani banyak aspek masalah ITSM. Ini makalah menyajikan hasil berdasarkan studi kajian komprehensif dari publikasi di ITSM selama dekade terakhir (2000-2010) dengan tujuan menjawab penelitian berikut pertanyaan : apa keadaan saat ini penelitian di ITSM, dari landasan teorits dan penelitian prepektif topik F indings kami menunjukan bahwa :


ANALISA JURNAL INTERNASIONAL
Penerapan IT Services Managemen Pada Perusahaan


Pada jurnal yang akan saya review ini membahas penerapat IT Service Management pada suatu perusahaan yang mengacu pada implementasi dan manajemen layanan teknologi informasi yang berkualitas. Manajemen layanan yang efektif itu sendiri merupakan aset strategis dari penyedia layanan, menyediakan mereka dengan kemampuan untuk melaksanakan bisnis inti mereka untuk menyediakan layanan yang memberikan nilai kepada pelanggan dengan memfasilitasi pelanggan hasil yang ingin dicapai

ITIL Memiliki 5 Konsep Dasar

1. Pelayanan Pelanggan
Konsep ini sangat penting untuk mengelola teknologi informasi melibatkan kebutuhan pelanggan menjadi perhatian utama dengan mencukupi kebutuhan dan menjalin hubungan kebersamaan dengan pelanggan

2. Siklus hidup layanan
ITIL memberikan solusi dan sebagai pendukung untuk mempertimbangkan pelayanan manajemen terhadap suatu perusahaan meliputi dampak kinerja, ketersediaan dan anggaran supaya berjalan dengan efisien

3. Konsep proses
Konsep proses ini menunjukan ketahanan dalam kualitas dalam suatu perusahaan. Setiap pihak dalam perusahaan mempunyari tanggung jawab serta peran yang harus dilakukan secara maksimal

4. Kualitas pelayanan
Kualitas pelayanan dapat didefinisikan sebagai peluang untuk menanggapi kebutuhan pelanggan persis seperti yang diperlukan

5. Komunikasi
Salah satu kontribusi dari ITIL adalah komunikasi yang baik ini selaras bahasa antara pelanggan dan supiller. Bahasa ini menghilangkan ambigu ketika supplier berbicara tentang insiden, masalah, perubahan, dll

5 Konsep dasar tersebut sangatlah penting kakrena ITIL memberikan konsep umum serta rangkaian yang terintegrasi sehingga perusahaan dapat beradaptasi, menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan bisnis nya serta mengoptimalisasi penyediaan layanan di seluruh supply chain. ITIL menawarkan peluang yang signifikan untuk penyederhanaan dan standarisasi di seluruh partner dagang. ITIL menyediakan proses dan model untuk membantu penyedia layanan untuk bekerja dengan bisnis mereka, pelanggan, user dan pemasok untuk membuat keputusan bisnis mengenai peluang investasi, optimalisasi biaya, manajemen resiko, dan prioritas untuk perbaikan

Jadi kesimpulan dalam jurnal tersebut yaitu konsep ITIL adalah untuk membantu konsumen untuk mendapatkan layanan terbaik dalam hal-hal yang menyangkut tentang IT dan menjadikan sebuah perusahaan lebih banyak di gunakan oleh konsumen karena layanan dan komunikasi yang baikdari help desk atau IT service. Oleh karena itu banyak perusahaan yang sudah mengimplementasikan ITIL sebagai sarana utama bagi konsumen untuk menyampaikan masalah yang sedang di hadapi dan menyelsaikanya dengan cepat. Oleh karena itu banyak konsumen yang puas dan menjadi pelanggan tetap karena mendapat layanan yang baik

ANALISA JURNAL LOKAL
Implementasi ITIL Framework Pada Perancangan Aplikasi Desk Management Berorientasi User


  
Adopsi dari implementasi TI dalam perusahaan memerlukan keselarasan antara proses TI dengan proses bisnis. Information technology infrastructure library adalah salah satu framework ITSM yang menyediakan serangkaian model proses dari fungsi best practice pemberian layanan TI. ITIL digunakan sebagai panduan dalam usaha penyelarasan proses TI dan proses bisnis, terutama yang berkaitan dengan manajemen layanan TI. Service desk merupakan fungsi utama dalam lifecycle service operation . Service desk dirancang sebagai titik kontak tunggal antara pengguna dan penyedia layanan TI

User disini adalah karyawan PT Bakrie Telecom Tbk.
Pada jurnal ini memiliki perumusan masalah antara lain :
1.     Penggunaan sumber daya yang tidak semestinya
2.     Memberikan contoh buruk pada pengguna

Analisa dan kesimpulan :
Service desk management pada penelitian ini sudah terbukti aplikasi nya sudah lebih baik dan dapat difungsikan antara pengguna dan penyedia layanan TI pada PT.Bakrie Telecom Tb. Berdasarkan pengujian pengguna, aplikasi pada penelitian ini telah memiliki desain antar muka yang menarik , tampilan menu yang lebih mudah dipahami, memiliki bahasa dan kosakata yang lebih mudah dipahami , memiliki service catalog yang lebih mudah dipahami, serta memiliki knowledge base yang lebih mudah dipahami.


ANALISA JURNAL LOKAL
Analisis Pengelolaan TI PT.X Dengan Menggunakan ITIL V3, Service Operation


Informasi merupakan sumber daya strategis yang paling penting yang dimiliki oleh perusahaan dan perlu diatur dengan baik. Kunci dari pengumpulan, analisis, produksi dan distribusi infromasi dalam perusahaan berhubungan dengan kualitas dari layanan-layanan TI yang disediakan untuk kelancaran bisnis perusahaan. Penting untuk disadari bahwa layanan-layanan TI bersifat rumit, strategis, dan merupakan aset-aset perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus menginvestasikan tingkatan-tingkatan yang sesuai dari sumber daya perusahaan menjadi dukungan dan layanan TI yang kritis. Semua perusahaan yang menggunakan TI pasti bergantung terhadap TI untuk sukses.


Kesimpulan / Pembahasaan :
Kesimpulan yang dapat diambil dalam jurnal mengenai “Analisis Pengelolaan TI PT. X dengan menggunakan ITIL v3, service operation” adalah sebagai berikut :

1       Memberikan pedoman dalam pengimplementasikan sistem secara baik dan teratur
2  Memberikan berbagai saran yang dapat berguna bagi pengembangan langkahakan diambil untuk mencapai tujuan bisnis
3       Dapat melakukan penghematan keuangan karena tidak ada pengerjaan ulang.
\
IT Service Management ITSM adalah suatu layanan yang berbasis teknologi informasi yang memberikan sebuah layanan solusi seperti pada bidang bisnis. Layanan ini digunakan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan teknologi informasi kepada pengguna yang terdapat dalam framework Information Technology Infrastructure Library. Saat ini ITSM banyak di terapkan di berbagai perusahaan karena fungsinya yang sangat banyak membantu pelanggan dalam melayani pelanggannya.

IT Service Management adalah istilah umum yang menggambarkan pendekatan strategis untuk merancang, memberikan, mengelola dan meningkatkan teknologi informasi (TI) yang digunakan dalam sebuah organisasi. Tujuan dari setiap kerangka IT Service Management yaitu untuk memastikan bahwa proses yang benar, orang dan teknologi berada di tempat sehingga organisasi dapat memenuhi tujuan bisnisnya.


referensi : 






Kamis, 16 April 2020

Manajemen Bisnis & Layanan Keuangan Berbasis IT

Posted by Wahyu Aryo Firmansyah on April 16, 2020 with No comments
Manajemen Bisnis & Layanan Keuangan Berbasis IT


Latar Belakang


Dalam menjalankan bisnis, seorang perlu mendalami tentang ilmu manajemen. Manajemen bisnis inilah yang dapat membantu anda dalam mengelola dan menjalankan bisnis secara benar dan tepat agar dapat mencapai target-target yang ditetapkan. Tanpa adanya hal tersebut, usaha atau bisnis anda bisa berantakan. Masalahnya tidak semua orang memiliki background dalam bidang manajemen, bahkan mungkin Anda termasuk salah satunya. Lantas, apa ini artinya Anda harus kuliah terlebih dulu selama sekitar empat tahun untuk mendalaminya?

Tentu saja tidak. Namun, setidaknya usahakan untuk mempelajari hal-hal dasar terkait manajemen bisnis, yang di dalamnya juga termasuk manajemen keuangan dan pemasaran. Pada dasarnya, manajemen berfungsi untuk mengatur jalannya bisnis Anda sehingga membentuk keteraturan yang dapat memudahkan Anda dalam mencapai tujuan.

Manajemen

Manajemen suatu perusahaan adalah nyawa dari suatu perusahaan. Manajemen yang menentukan pertumbuhan atau kebangkrutan suatu perusahaan. Dengan adanya suatu pengelolaan dan manajemen yang baik maka suatu perusahaan akan mampu bertahan dari segala tekanan, kendala, dan rintangan yang ada. Bahkan akan berkembang menjadi lebih besar dan lebih baik lagi. Dalam mengelola perusahaan maka ada prinsip dan standarisasi dimana hal-hal tersebut akan sangat membantu perkembangan perusahaan bila diterapkan dengan baik. Prisip dan standar ini bukanlah nilai mutlak dalam kesuksesan suatu perusahaan. Tidak selamanya suatu perusahaan yang telah melakukan segala sesuatunya dengan baik akan sukses. Terkadang ada beberapa kendala atau halangan yang tidak dapat dihindari contohnya tertipu rekan kerja atau tertimpa bencana serta kendala-kendala lainnya. Berikut adalah beberapa prinsip dan standarisasi yang diharapkan mampu mendukung kemajuan dan perkembangan suatu perusahaan:

  1. Perencanaan Yang Matang

Sebelum suatu perusahaan berdiri maka biasanya modal merupakan kendala awal yang harus dipenuhi sebelum perusahaan berjalan. Tidak selamanya modal besar pasti memberikan keuntungan besar. Pengelolaan modal yang efektif dan efisien akan memberikan keuntungan yang maksimal. Untuk kita kita harus melakukan perhitungan modal dan biaya yang diperlukan untuk operasional perusahaan dalam jangka beberapa waktu ke depan. Kita harus mampu memberikan anggaran yang aman untuk operasional perusahaan dalam beberapa waktu kedepan.

2. Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Lolay dan Sejahtera.

Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan kunci penggerak perusahaan. Dengan adanya SDM yang mampu menggerakkan perusahaan dengan baik maka suatu perusahaan akan mampu berkembang dan melakukan bisnisnya dengan efektif dan efisien. SDM yang berkualitas tidaklah cukup untuk menjalankan perusahaan dalam jangka panjang. Diperlukan loyalitas pegawai terhadap perusahaan tempat dimana dia bekerja.

3. Manajemen yang Terbuka & Tegas

Kepemimpinan seorang manager merupakan penunjuk jalan yang benar bagi perusahaan. Mereka adalah nakhoda kapal yang akan menentukan apakah perusahaan akan mencapai tujuan atau tidak. Jiwa kepemimpinan yang berwibawa harus dimiliki oleh seorang manager perusahaan, namun dengan wibawa bukan berarti bersikap tertutup terhadap pegawainya. Justru sikap terbuka seorang pemimpin yang mau menerima masukan dan saran dari bawahannya akan membantu seorang manager dalam memimpin perusahaan atau departement yang dibawahinya.

Maksud & Tujuan
  • Manajemen Hubungan Bisnis (BRM) adalah pendekatan formal untuk pemahaman, mendefinisikan, dan mendukung kegiatan antar-usaha yang terkait dengan jaringan bisnis

  •     BRM bertujuan untuk mempertahankan hubungan positif dengan pelanggan. ITIL Bisnis Relationship Management mengidentifikasi kebutuhan pelanggan yang ada dan potensi dan memastikan bahwa layanan yang sesuai dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut

  •      Tujuan lain dari BRM adalah untuk menyediakan model lengkap hubungan bisnis dan nilai mereka dari waktu ke waktu, untuk membuat berbagai aspek mereka baik eksplisit dan terukur. Sebuah model BRM pada akhirnya akan mendukung upaya penelitian dan pengembangan bisnis strategis serta alat dan teknik yang menerapkan prinsip-prinsip BRM.

Fungsi Manajemen

Setidaknya ada empat fungsi utama yang dimiliki oleh manajemen, yaitu :

  •  Perencanaan (Planning)




Dalam fungsi ini, manajemen berperan untuk menetapkan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai oleh organisasi, lalu merencanakan cara terbaik demi mencapai tujuan tersebut. Tergantung dari skala perusahaan, perencanaan ini bisa biasanya dilakukan selama beberapa kali, yakni untuk kepentingan perusahaan secara keseluruhan dan di-break down lagi secara lebih detail untuk masing-masing divisi. Biasanya, manajer akan mengevaluasi berbagai alternatif rencana sebelum memilih rencana apa yang dipilih dan paling cocok diterapkan untuk mencapai tujuan perusahaan.

  •    Pengorganisasian ( Organizing )

Setelah melakukan perencanaan secara matang, saatnya mengubah rencana tersebut menjadi sesuatu yang nyata. Namun, untuk itu, Anda perlu memastikan agar tugas atau kegiatan tertentu dikerjakan oleh orang-orang yang tepat. Di sinilah fungsi pengorganisasian akan membantu Anda. Biasanya, pengorganisasian di perusahaan dibagi berdasarkan fungsi pokok, misalnya seperti pemasaran, akuntansi, produksi, administrasi, dan sebagainya.

    ·      Pengendalian (Controllinng)

Agar setiap proses dalam manajemen berjalan optimal dan sesuai rencana, maka perlu diberlakukan fungsi pengendalian. Umumnya, fungsi pengendalian meliputi empat kegiatan, yaitu untuk menentukan standar prestasi, mengukur prestasi yang telah dicapai, membandingkan prestasi yang telah dicapai dengan standar prestasi, serta melakukan perbaikan apabila ada penyimpangan dari standar prestasi yang telah ditentukan.

Jenis Manajemen yang Diperlukan untuk Bisnis


Sesuai namanya, manajemen keuangan berfungsi untuk mengatur keuangan perusahaan agar arus kas berjalan stabil sehingga pengeluaran tidak lebih besar daripada pemasukan bisnis. Dengan adanya pengelolaan keuangan, seluruh komponen keuangan bisnis juga akan terdata secara rapi, memudahkan Anda untuk melakukan analisis dan meningkatkan peluang untuk pengambilan keputusan yang lebih akurat dan strategis.

Manajemen SDM :

Ada banyak unsur yang berperan dalam kesuksesan bisnis. Salah satu yang terpenting adalah sumber daya manusia (SDM). Manusia lah yang menjadi pemegang kontrol terhadap unsur-unsur lainnya, contohnya seperti uang, material, atau mesin. Karena perannya yang amat krusial, diperlukan penanganan khusus yang disebut juga dengan manajemen SDM. Dengan adanya pengelolaan yang tepat, SDM diharapkan bisa saling bekerja sama secara baik, efektif, dan efisien sehingga tujuan dapat tercapai.

Manajemen Oprasional :


Dalam bisnis, manajemen operasional dapat membantu Anda untuk memastikan bahwa kegiatan operasional sehari-hari berjalan sesuai rencana dan kebijakan yang berlaku. Kegiatan operasional ini mencakup segala hal yang berhubungan dengan proses produksi, mulai dari bahan baku, mesin, teknologi hingga metode yang diterapkan dalam mengubah bahan baku menjadi produk tertentu.

Manajemen Pemasaran :


Agar produk bisa sampai di tangan pengguna, Anda membutuhkan pemasaran. Terlebih jika produk Anda tergolong baru, maka Anda harus menjadi pihak yang lebih aktif melakukan promosi untuk membuat target market mengetahui kehadiran produk Anda. Proses pemasaran lah yang bisa membantu Anda dalam hal ini, yakni melalui beberapa strategi pilihan yang memiliki peluang paling tinggi untuk membawa kesuksesan.

Layanan Keuangan Berbasis IT




Jika dibandingkan dengan sepuluh tahun lalu, saat ini teknologi sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Tidak hanya di bidang teknologi itu sendiri, tapi juga merambah hingga bidang-bidang yang lain. Tidak terkecuali finansial. Berkat perkembangan teknologi, berbagai aktivitas finansial bisa dilakukan dengan lebih mudah dan praktis sehingga hemat waktu dan tenaga.

Mulai dari transaksi melalui smartphone, membayar dengan e-Money, bahkan hingga melakukan investasi, semuanya kini bisa dilakukan secara mudah. Mungkin kamu tidak menyadarinya, tapi fintech adalah bagian dari hal-hal tersebut.

Apa yang dimaksud dengan Fintech ?

Fintech adalah singkatan dari financial technology, yaitu penggabungan antara teknologi dan sistem finansial atau keuangan. Kalau menurut National Digital Research Centre (NDRC), fintech merujuk pada inovasi dalam bidang jasa finansial atau inovasi finansial yang diberi sentuhan teknologi modern.

Definisi tersebut tidak jauh berbeda dari yang dipaparkan oleh Bank Indonesia. Pada situs resminya, Bank Indonesia mendefinisikan financial technology sebagai hasil gabungan antara teknologi dan jasa keuangan, yang mengubah model bisnis dari konvensional menjadi moderat. Jadi, yang pada awalnya harus melakukan transaksi dengan bertemu langsung atau bertatap muka, kini bisa dilakukan walau dengan jarak jauh dalam hitungan detik saja.

Apa manfaat yang diberikan oleh fintech ?

Berkat adanya pemanfaat teknologi yang digabung dengan system finansial, fintech pun berhasil memberikan banyak manfaat di berbagai lingkup kehidupan. Mulai dari memudahkan layanan finansial hingga mendukung inklus keuangan, ini dia beberapa manfaat fintech yang perlu kamu tahu.
  • Kemudahan layanan finansial 

Salah satu manfaat yang ditawarkan oleh fintech adalah kemudahan layanan finansial,mungkin manfaat satu inilah yang paling terasa. Coba bandingkan dengan sepuluh tahun lalu. Saat hendak mentransfer uang, kamu mungkin harus mendatangi mesin ATM atau teller di bank. Hal ini tentu cukup merepotkan karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Belum lagi kalau kamu harus antre, tentu semakin banyak waktu yang terbuang.

Namun, hal seperti itu bisa disederhanakan berkat kehadiran fintech. Kini, kamu bisa melakukan transfer uang hanya melalui smartphone. Bahkan beberapa layanan fintech juga memungkinkan kamu untuk membayar berbagai tagihan bulanan, contohnya listrik, telepon, dan BPJS. Kamu pun jadi bisa menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu keluar rumah untuk melakukan transaksi tersebut.
  •   Membantu UMKM mendapatkan modal usaha berbunga lebih rendah 
Sebelum kemunculan fintech, mayoritas pelaku UMKM di Indonesia mengandalkan pinjaman bank untuk mendapatkan modal usaha. Tentu tidak ada yang salah dengan hal ini. Namun, perlu kamu ingat lagi kalau pinjaman bank biasanya memiliki bunga yang cukup tinggi. Belum lagi prosedur dan persyaratan yang umumnya cukup sulit.

Fintech adalah solusi terbaik untuk membantu memajukan UMKM. Saat ini, sudah ada cukup banyak penyedia layanan fintech di Indonesia yang menawarkan pinjaman modal usaha dengan bunga relatif lebih rendah apabila dibandingkan dengan bunga bank. Sistem ini disebut juga dengan peer-to-peer (P2P) lending, yaitu sebuah praktik berbasis online platform yang mempertemukan pelaku UMKM yang membutuhkan dana dengan orang-orang yang bersedia berinvestasi meminjamkan uang mereka.

Apa saja jenis-jenis fintech yang tersedia di zaman sekarang?



    • Peer-to-peer (P2P) lending dan crowdfunding 



    Klasifikasi pertama adalah P2P lending dan crowdfunding, yang bisa dikatakan sebagai marketplace finansial. Platform satu ini mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang bersedia memberikan dana untuk investasi. Prosesnya cenderung lebih praktis jika dibandingkan dengan bank konvensional karena bisa dilakukan dalam satu online platform. Contoh penyedia layanan P2P lending adalah Modalku, sedangkan untuk contoh crowdfunding adalah KitaBisa.


    •   Payment, clearing, dan settlement

    Bagi yang sering menggunakan payment gateway atau e-wallet, dua produk tersebut termasuk kategori payment, clearing, dan settlement ini. Baik yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, contohnya Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI) ataupun pihak startup finansial lain seperti Xendit, Kartuku, dan Doku. 



    ·       ·         Manajemen risiko dan investasi


    Melalui jenis fintech kategori ini, bisa memantau kondisi keuangan sekaligus melakukan perencanaan keuangan secara lebih mudah dan praktis. Umumnya, fintech manajemen risiko dan investasi hadir dalam bentuk aplikasi yang bisa  akses dari smartphone. Hanya perlu mengisi data-data yang dibutuhkan untuk bisa mengontrol keuangan sesuai kebutuhan.






    Sumber :












          









    Selasa, 24 Maret 2020

    MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI

    Posted by Wahyu Aryo Firmansyah on Maret 24, 2020 with No comments

                              LATAR BELAKANG




    Manajemen Layanan Sistem Informasi atau IT Service Management (ITSM) adalah istilah umum untuk menggambarkan pendekatan untuk merancang, menghasilkan, mengelola dan meningkatkan penggunaan teknologi informasi yang digunakan dalam perusahaan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua proses, sumber daya manusia dan teknologi berada pada tempat/berjalan dengan benar sehingga organisasi dapat mencapai tujuan bisnisnya.

    Manajemen Layanan Sistem Informasi berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti Six Sigma, ERP, dsb) Disiplin ini tidak memedulikan detail penggunaan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang dikelola, melainkan berfokus pada upaya penyediaan kerangka kerja untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan sistem informasi dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi.

    Manajemen Layanan Sistem Informasi umumnya menangani masalah operasional manajemen sistem informasi dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri. Contohnya, proses pembuatan software komputer untuk dijual bukanlah fokus dari disiplin ini, melainkan sistem komputer yang digunakan oleh bagian pemasaran dan pengembangan bisnis di perusahaan perangkat lunak-lah yang merupakan fokus perhatiannya. Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan penting, walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.


    Manfaat dari Manajemen Layanan Sistem Informasi diantaranya:


    Memudahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan yang kita butuhkan dan juga yang akan menerampilkan pendukung dalam sistem informasi. Hal ini memudahkan kita dalam pengerjaan dan juga memudahkan dalam kita untuk keterampilan dalam sistem informasi tersebut.


    Organisasi yang akan menggunakan sistem informasi sebagai untuk mengelolah banyak transaksi yang kita butuhkan , mengurangi biaya atau menghemat biaya dan juga bisa menghasilkan banyak pendapat untuk mereka semua. Maka dari itu kita semua akan merasa lebih mudah dalam mengerjakan apapun dengan layanan sistem informasi.

    Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi:

    Layanan sistem informasi memiliki  banyak peran yang sangat efektif dan juga sangat penting bagi organisasi manapun. Layanan sistem informasi memliki banyak peran juga dalam kegiatan – kegiatan bisnis yang sangat operasional, dan juga menunjang oragnisasi agar dapat mengambil kesimpulan, dan juga banyak menunjang keungulan strategi kompeitif dalam organisasi. Contohnya seperti membangun dan pelayanan yang lebih baik lagi yang telah di sediakan oleh pelayanan sistem informasi.

    Peranan manajemen layanan sistem informasi bagi lingkungan sekitar ialah sebagai berikut :

    1.     Mendukung Operasional Bisnis.

    Manajemen layanan sistem informasi menyediakan dukungan dalam operasional bisnis seperti akuntansi hingga penelusuran pesanan pelanggan maupun kegiatan-kegiatan bisnis yang dilakukan sehari-hari.


    2.      Mendukung Keunggulan Strategis.

    Sistem informasi yang dirancang sedemikian rupa dapat membantu mencapai sasaran mencapai sasaran yang dapat membantu bersaing dengan perusahan-perusahaan lainnya.

                3.   Perencanaan Strategi Perusahaan dan Kebijakan
                      Untuk mengetahui selera konsumen serta peluang pasar.

                4.   Meningkatkan Aksebilitas Data
                      Data dapat diakses secara cepat dan on-time dan akurat bagi pemakainya.


         METODE YANG DIGUNAKAN MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI 

    1. Total Quality Management (TQM)

    TQM adalah strategi manajemen yang ditunjukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi.

    2. Six Sigma
              
             Six Sigma adalah suatu alat manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality
    Management (TQM), sangat terfokus terhadap pengendalian kualitas dengan mendalami system produksi perusahaan secara keseluruhan. Memiliki tujuan untuk menghilangkan cacat produksi, memangkas waktu pembuatan produk dan menghilangkan biaya.

     KERANGKA KERJA (FRAMEWORK) MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI



    1.      ITIL (IT Infrastruktur Library)

    ITIL adalah suatu rangkaian dengan konsep infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi. ITIL sebenarnya adalah suatu rangkaian rangkuman dari beberapa buku yang membahas tentang pengelolaan (TI). ITIL memberikan beberapa praktik TI penting seperti daftar cek, tugas, serta beberapa prosedur yang disesuaikan dengan segala jenis organisasi(TI).


    Pada 30 Juni 2007, OGC (Office of Government Commerce) menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus ITSM (IT service management). Lima bagian tersebut adalah :

    1. Service Strategy

    Ini merupakan inti dari ITIL Service Life Cycle yang memberikan panduan kepada 
    pengimplementasian ITSM . Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar 
    konsep ITSM, acuan, serta proses-proses inti.

    Proses di dalamnya yaitu:
    1.   Service Portofolio Management
    2.   Financial Management
    3.   Demand Management

    2. Service Design

    Agar layanan TI dapat memberikan manfaat pada bisnis, layanan TI harus terlebih 
    dahulu didesain dengan tujuan bisnis dari pelanggannya. Service Design memberikan 
    panduan kepada organisasi TI untuk bisa secara sistematis dan best practice          

    1.   Service Catalog Management
    2.   Service Level Management
    3.   Supplier Managemen




                3. Service Operational

                           Ini adalah tahapan life cycle yang mencakup semua kegiatan operasional layanan-
               layanan TI. Di dalamnya terdapat beberapa panduan-panduan untuk mengelola 
               layanan  TI secara efisien.


                 2.  Control Objectives for Information and Related Technology(COBIT)


    COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat olehInformation Systems Audit and Control Association (ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992.

              3.    Application Services Library (ASL)


         Aplikasi Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen, disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah “perpustakaan” digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.



     STRATEGI LAYANAN ITSM 


        Strategi layanan dari setiap penyedia layanan harus didasarkan atas dasar pengakuan bahwa pelanggan tidak membeli produk, mereka membeli kepuasan dari kebutuhan khusus. Oleh karena itu, untuk menjadi sukses, layanan yang disediakan harus dapat dirasakan oleh pelanggan untuk memberikan nilai yang cukup dalam bentuk manfaat yang ingin dicapai pelanggan.

    Sangat penting untuk mengenali berbagai macam jenis tipe penyedia layanan TI, walaupun keseluruhannya akan memiliki kesamaan dalam kaitannya dengan menajemen pelayanan, tapi akan ada sebuah aspek unik untuk masing-masing jenis penyedia layanan, misalnya mereka yang menaruh perhatian pada hubungan usaha dengan pelanggan dan penyedia layanan. Dalam prakteknya, terdapatnya banyak sekali variasi dari jenis penyedia layanan TI. Penyedia yang berbeda ditandai dengan hubungan mereka dengan pelanggan dan posisi mereka dalam kaitannya dengan usaha atau layanan bisnis mereka.










    Kamis, 09 Januari 2020

    Selasa, 29 Oktober 2019

    Senin, 15 Juli 2019

    POSTER KIMIA

    Posted by Wahyu Aryo Firmansyah on Juli 15, 2019 with 1 comment

    Membuat poster menggunakan aplikasi simpel canva gratis 



    Minggu, 23 Juni 2019

    PULANG KAMPUNG (MUDIK)

    Posted by Wahyu Aryo Firmansyah on Juni 23, 2019 with 1 comment
    Dosen : Dr EDY PRIHANTORO, MMSI




    Menurut ahli kajian filsafat Jacob Sumardjo Mudik berasal dari bahasa jawa yang artinya mulih disik (pulang dulu) adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu saat menjelang lebaran pulang ke kampung halaman. Bertemu sanak saudara, teman-teman masa kecil dan bernostalgia di tempat yang selalu kita kunjungi di masa lalu. Di Indonesia tradisi mudik sudah menjadi kewajiban, dan tidak lengkap rasanya jika di hari raya idul fitri tidak dapat berkumpul bersama keluarga.

    Awal tradisi mudik ini sudah ada sejak zaman kerajaan majapahit. Dahulu para perantau pulang ke kampung halaman untuk membersihkan makam para leluhurnya. Hal ini dilakukan untuk meminta keselamatan dalam mencari rezeki.
    Namun istilah mudik lebaran baru berkembang sekitar tahun 1970-an. Saat itu Jakarta sebagai ibukota Indonesia tampil menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mengalami perkembangan pesat.

    Bagi penduduk lain yang berdomisili di desa, Jakarta menjadi salah satu kota tujuan impian untuk mereka mengubah nasib. Lebih dari 80 persen para urbanis datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan biasanya hanya mendapatkan libur panjang pada saat lebaran saja. Momentum inilah yang dimanfaatkan untuk kembali ke kampung halaman.



    Sedangkan kondisi lalu lintas di Jakarta lengang saat di tinggal penghuninya pulang kampung warga Jakarta memanfaatkan momen tersebut untuk berolahraga dan ber-foto. Momen ini sangat di manfaatkan masyarakat karna satu tahun sekali saja Jakarta tidak mengalami macet, yaitu saat musim mudik lebaran. mudik menjadi cara yang ampun untuk mengatasi kemacetan di ibukota